Posts

Mukjizat Allah Swt. yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul

A.      MUKJIZAT Tentunya pasti semuanya pernah mendengar ataupun membaca tentang Mukjizat, a tau bahkan sudah mempelajarinya disekolah Madrasah atau mungkin SMP. Kalau disekolah, biasanya di dalam   pelajaran aqidah akhlak,atau mungkin pelajaran yang lain?.. setahu saya di dalam pelajaran agama, “Mukjizat” ini sering di bahas.     sini saya akan membahas sedikit tentang macam mukjizat,kalau begitu, langsung saja             Mukjizat menurut bahasa berarti melemahkan atau mengalahkan. adapun menurut istilah Mukjizat adalah sesuatu yang luar biasa yang terjadi pada nabi atau rasul Allah Swt. yang tidak dapat ditiru oleh siapapun Macam-macam Mukjizat 1.        Mukjizat Hisiyah           Adalah mukjizat yang dapat dilihat, didengar, dirasakan, dan dipegang,.Mukjizat ini ditujukan kepada orang biasa ...

Adab Buang air besar dan kecil

Bagaimana si adab   buang air kecil dan besar itu? Adab Buang air kecil dan besar 1.      Sunat mendahulukan kaki kiri ketika masuk kakus, dan mendahulkan kaki kanan tatkala keluar ; sebab sesuatu yang mulia hendaklah dimulai dengan kanan, dan sebalikya setiap yang hina dimulai dengan kiri. 2.      janganlah berkata-kata didalam kakus itu, kecuali berdoa dikala masuk kakus, beliau mencabut cincin beliau yang yang berukir Muhammad Rasulullah. (Riwayat Ibnu Hibban) 3.      hendaklah memakai sepatu, terompah atau sejenisnya, karena rasulullah Saw. apabila masuk kakus, beliau memakai sepatu. (Riwayat Baihaqi) 4.      hendaklah auh dari seorang sehingga bau kotoran tidak sampai kepadanya, supaya jangan menggangu orang lain. 5.      jangan berkata-kata selama didalam kakus, kecuali apabila ada keperluan yang sangat pentig yang tidak bisa ditangguhkan , sebab Rasulul...

IJTIHAD

IJTIHAD Pembagian ijtihad dilihat dari segi cakupan bidang yang menjadi obyeknya, ijtihad diagi menjadi dua, yaitu : a.       Ijtihad Kulliy (menyeluruh), yaitu ijtihad yang dilakukan seorang mujtahid yang meliputi keseluruhan bidang   hukum islam. b.       Ijtihad Juz’iy (persial), yaitu ijtihad yang dilakukan oleh seseorang terhadap sebagian masalah saja. ditinjau dari segi jumlah pelakunya ada dua : a.       Ijtihad fardi (perseorangan), yaitu ijtihad yang tidak mendapatkan persetujuan dari mujtahid lain terhadap suatu masalah. b.       Ijtihad jama’i (kolektif), setiap ijtihad yang telah mendapat persetujuan dari para mujtahid terhadap suatu masalah. Ditinjau dari segi metode yang digunakan, ada tiga : a.       Ijtihad bayani, yaitu ijtihad yang dilakukan dengan cara menjelaskan hukum-hukum syara’ berdasrkan bunyi nash s...